Menu
REIM SPACE
Terbentuk di akhir tahun 2018, berdiri atas dasar kepedulian terhadap minat dan bakat dalam bermusik dikalangan pelajar di Singaraja. Komunitas Seni Reim berupaya menjaga dan memberikan ruang terhadap mereka yang memiliki harapan besar untuk bermusik agar tetap terus menjaga mimpi itu hingga benar-benar terwujud. Selama ini, musik hanya tempat untuk mereka yang sudah tergolong sempurna, mereka yang mampu bertahan dari pahit manisnya cibiran atau komentar buruk panggung hiburan, mereka yang kuat akan kompetisi, mereka yang berkecukupan dan masih banyak lagi. Hanya saja sangat minim ruang untuk mereka yang baru saja memulai mimpinya.
Benar adanya, Komunitas Seni Reim melihat fenomena kurangnya antusias remaja untuk menunjukkan jati dirinya dewasa ini dipicu oleh kurangnya apresiasi yang diberikan kepada mereka di Singaraja. Bukan semata hanya masalah ruang berekspresi, ini menyangkut kebiasaan buruk penikmat hiburan yang beranggapan bahwa kemunculan sosok baru diatas panggung haruslah benar-benar hebat dan pantas. Tak dapat di elakkan kebiasaan ini sudah mendarah daging dan membudaya. Sepertinya tidak ada panggung manapun yang ingin menerima sosok yang masih dalam proses (pemula). Hal ini menjadi sedikit lebih serius saat melihat realita bahwa minimnya regenerasi musisi muda lokal yang mengharumkan nama Singaraja seperti pada zamannya beberapa tahun silam. Banyak dari meraka yang bermimpi ingin menjadi musisi, lebih memilih untuk menggantung alat musiknya, menutup diri, atau memilih menunjukkannya lewat social media. Mereka meyakini bertahan dengan lebih banyak komentar buruk social media tanpa berani berdiri diatas panggung, itu lebih baik. Walau terkadang itu tak bertahan lama, karena tak jarang ditemui, banyak di antara mereka memilih membuang mimpi mereka jauh-jauh karna mereka pun akhirnya merasa diri kurang pantas untuk ada di jalur yang dianggap“orang-orang hebat & berbakat” (musisi) ini.
Menghargai proses, mengapresiasi usaha, atau memberikan pendampingan berupa akses, fasilitas dan dukungan moral adalah semua tiket masuk yang mereka butuhkan untuk menapaki mimpi mereka. Dan terkadang hal sekecil itu pun sudah jarang kita temui, yang justru sangatlah berarti untuk membangun karakter yang tangguh dan lebih baik lagi di kemudian hari. Dengan ini, Komunitas Seni Reim berkomitmen untuk terus berupaya menjembatani mimpi-mimpi kecil remaja yang ingin menunjukkan dirinya atas dasar non profit (tanpa mencari keuntungan) . Terdiri dari beberapa element musisi dan aktivis musik, Reim berupaya membuat satu ekosistem perintis dengan berncana mengedukasi musisi muda, menyiapkan kematangan hingga memberikan tempat yang mereka butuhkan untuk menjadi yang seperti mereka inginkan. Komunitas Seni Reim tak mau lagi melihat impian yang begitu mulia dimata anak muda di Singaraja ini sirna begitu saja.